TueJan19

sumberita - Pelayanan buruk management Rumah Sakit Umum Hermina kembali terulang.

Kali ini terjadi di RS. Hermina Galaxy yang berlokasi di Jalan Gardenia Raya Blok BA-1 No.11, Komplek Grand Galaxy City, Pekayon Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat. Akibat regulasi SOS yang berbelit, layanan RS. Hermina malah menelantarkan pasien yang harus diambil tindakan operasi besar khusus yang sebelumnya telah dijadwal yakni, pada Rabu (13/1)

Ulah pelayanan oknum customer service yang terkesan cuek dan bertele-tele, sehingga menelantarkan pasien hampir 6 jam membuat keluarga pasien emosi dan membawa pulang orang tua mereka untuk dipindahkan dan mendapatkan tindakan medis dirumah sakit lain.
Jannatul Ma'wah, wanita berusia 47 tahun, merupakan salah satu dari korban buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Hermina Galaxy karena sejumlah pasien juga mengeluhkan terkadang diacuhkan oleh perawat ketika ingin berobat

Sementara itu, manajemen rumah sakit membantah menelantarkan pasien yang telah dilayani perawat, namun masih harus menungggu petunjuk dokter dan pemeriksaan serta informasi status pasien sebelumnya

Pihak Management RS.Hermina Galaxy akhirnya menemui awak media melalui Kepala Pelayanan Medis, Dokter Nelwati didampingi Kepala Customer Service RS. Hermina, Yuliani Dwi Riyanti. Dalam kejadian yang membuat kecewa pasien, Dr. Nelwati menjelaskan perbedaan antara RS. Pemerintah dan RS.Swasta. Dan apakah dalam kategori Life Saving (Urgent Perlindungan Jiwa) atau bukan. "Dalam kasus ibu Jannatul Ma'wah adalah bukan Life Saving, maka tindakan yang kita lakukan sudah sesuai Standar Operating Prosedure (SOP)," ujar Dr. Nelwati pada, Senin ( 18/1)

Karena hal tersebut (Life Saving) adalah yang menjadi dasar hitungan untuk melakukan tindakan medis pihak Rumah Sakit. Itupun harus sesuai berdasarkan Diagnosa dari Dokter ahli

Alasan Prudential tidak meng-approv (menyetujui) dikarenakan pihak RS.Hermina dalam form pengajuan tidak mengisi poin ke tiga, padahal jelas bahwa dalam poin ke tiga operasi belum dilaksanakan. Ironisnya, operasi belum dilaksanakan kenapa harus di isi pelaksanaannya. Pihak RS. Hermina mengakui bahwa kasus penelantarkan ini menjadi masalah untuk pihak rumah sakit, namun anehnya, Dr. Nelwati dalam pertemuan ini mengatakan bahwa dirinya merasa terancam. Alibi yang diciptakan untuk mengalihkan permasalahan yang sedang terjadi

(sb/z4rch/sum)

Rate this item
(3 votes)
Login to post comments

  

 

 

 

 

 


Go to top