ThuNov02

Ribuan Warga Memadati Ruas Jalan Menyongsong HUT Kota Masohi

Ribuan Warga Memadati Ruas Jalan Menyongsong HUT Kota Masohi


SUMBERITA - MASOHI Bupati Kabupaten Maluku Tengah secara resmi melepas peserta lomba karnaval dan pawai budaya dalam rangka HUT Kota Masohi ke-60 di depan lapangan Nusantara Masohi, sekitar pukul 14.30 Wit. Rabu (1/11/2017)

Peserta yang turut mengambil bagian dalam kegiatan itu, diantaranya siswa-siswi Paud, TK, SD, SMP, SMA/SMK dan ormas yang tergabung berjumlah 160 group. Kemudian group setiap SKPD, dinas/instansi, juga peserta dari Kecamatan Teluk Elpaputih juga turut memeriahkan acara tersebut.

Karnaval menggunakan konsep yang di ikuti siswa Paud dan TK menggunakan 36 buah pickup yang di desain dengan konsep alam. Sedangkan siswa SD, SMP dan SMK/SMK berjalan kaki keliling kota Masohi.

Para Kepala Dinas di setiap SKPD juga turut menggunakan baju adat masing-masing daerah. Bupati Tuasikal Abua menggunakan baju nelayan di dampingi istrinya Hj.Tuasikal Amien Ru'aty menggunakan baju petani sambil menggendong hasil bumi yaitu buah terong dan pari yang di isi dalam bakul. Sementara wakil bupati Marlatu.L.Leleury dan istrinya Ny.Joan Lelelury menggunakan baju olah raga. Hadir juga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Malteng.

Cuaca yang cerah membuat warga turut menyaksikan pelaksanaan pawai karnaval sepanjang jalan dengan rute jalan dari arah lapangan Nusantara ke rumah rakyat sampai ke depan PLN Area Masohi lanjut ke jalan Abdullah Soulissa melewati bundaran Tugu Pamahanusa, lanjut ke arah jalan protokol  dan kembali ke lokasi start. Peserta di iringi dengan musik drum band siswa SMP 1 Masohi. Antusias warga  menyaksikan kegiatan tahunan itu karna bertepatan dengan lomba sepak bola antar kecamatan di Kabupaten Malteng.

Bupati Tuasikal Abua dalam sambutannya, sebelum melepas peserta pawai mengatakan kegiatan tersebut adalah momentum untuk mempererat silaturahmi serta persatuan dan kesatuan segenap warga Kota Masohi.
"Bila silaturahmi terjalin maka, kehidupan yang harmonis akan tetap terjaga. Saling membantu maka kehidupan yang rukun akan terjalin," ujarnya.

Dikatakannya pada 3 November 2017 nanti usia Kota Masohi sudah 60 Tahun. Percepatan pembangunan, pelayanan  dan pembardayaan terus kita tingkatkan.
"Bukan hanya dari infrastruktur dan sarana prasarana saja yang di bangun. Tapi bagaimana kita berusaha agar kota ini semakin indah, bersih dan nyaman bagi penghuninya. Bila kota bersih maka pastinya warga kita akan hidup nyaman, aman dan bahagia," ungkapnya.

"Karnaval ini adalah aktifitas massal warga kota yang positif dalam memeriahkan HUT Kota Masohi Yang kita harapkan dapat memeriahkan dan menghibur warga Kota Masohi," jelasnya.

Karnaval menggunakan baju adat istiadat dan budaya dari seluruh Provinsi di Indonesia ini mengingatkan kita bahwa di Indonesia kita hidup dalam kemajemukan yang memiliki banyak suku, ras dan beberapa agama.
"Ini adalah kekayaan budaya yang patut kita jaga dan lestarikan. Kemajemukan warga perlu di persatukan demi kemajuan  Kabupaten Maluku Tengah yang sama sama kita cintai," tandasnya. SB/Udjai

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

  

 

 

 

 

 


Go to top