MonJan18

Patut Di Contoh Dan Mendapatkan Apresiasi Kinerja Polres Metro Jakbar

Sumberita Jakarta – tindak sepak terjang terorisme harus di lawan dan di musnahkan, tidak luput juga pencegahan penyalahgunaan narkoba. Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) mengajak masyarakat untuk menolak radikalisme, terorisme.

Willy Prakarsa, Ketua Dewan Presidium Jari 98 memaparkan” perbuatan dan tindak terorisme itu sangat membahayakan harus kita lawan, ada pula hal penting yang perlu diperhatikan yakni memaksimalkan upaya pencegahan konsumsi narkoba, Senin (18/1/16).

Cara tindak penyekatan terorisme dan memberikan sosialisasi pengecahan penyala penggunaan Bahayanya narkoba adalah untuk membentengi generasi muda Indonesia dari darurat bahaya narkoba.

keberhasilan Polres Metro Jakarta Jakarta Barat yang pimpinan oleh Kombes Rudi Heriyanto Adi Nugroho SH, MH., MBA mendapatkan aspresiasi dari aktivis 98 yang telah berhasil mengungkap jaringan lintas Negara berasal dari tiongkok, Taiwan pengedar Narkoba Jenis Shabu diatas 20 kg dan terakhir pada akhir tahun menjelang tahun baru dengan barang bukti yang disita sebanyak 18 kg berupa sabu dan pil ekstasi 140.000 butir yang di persiapkan untuk pesta malam tahun baru 2016.

" Willy Prakarsa mengajak kepada seluruh tokoh agama yang ada di Indonesia harus selalu bersatu memerangi tindak kejahatan yang telah merugikan bangsa yang menghancurkan generasi muda, juga tolak tindakan radikalisme dan terorisme,"  jelasnya.

"keberhasil kinerja Kapolres Metro Jakarta Barat patut di acungi jempol dari Presiden Jokowi dan Kapolri serta Kapolda Metro Jaya yang telah berhasil pengungkapan kasus yang cukup mendulang sukses berantas narkoba dari mafia berskala Internasional” ungkapnya.

Menurut Willy, narkoba adalah kejahatan yang luar biasa dan sifatnya wajib diberantas, sebab bahaya narkoba itu lebih sadis dari kejahatan teroris, kendati kedua jenis kejahatan tersebut sama-sama terorganisir.

Dikatakannya, lebih baik mencegah agar narkoba tak terus menimbulkan korban.

"Negara dapat dilihat kuat jika generasi muda bangsanya peduli kepada negara dan sehat jasmani dan rohaninya. Akan tetapi Negara itu akan rapuh jika rakyatnya lemah dan menjadi pecandu narkoba. Sehingga dapat menggerus generasi muda sebagai penerus bangsa," terang Willy Prakarsa.

(Sb/Zes)

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

Media


Go to top