TueDec13

Walikota Bekasi, dan Dua Dirut Pdam Lecehkan DPRD Kabupaten Bekasi..!

Lecehkan DPRD Kabupaten Bekasi..!


Sumberita.com, Kabupaten Bekasi- Beredar ramai di media sosial foto penandatanganan Serah Terima Pengelolaan PDAM Tirta Bhagasasi Wilayah Layanan Cabang Wisma Asri dan Cabang Pembantu Harapan Baru di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi pada hari Selasa 13 Desember 2016. Selain tampak foto Dirut PDAM Tirta Bhagasasi yang sedang melakukan tandatangan dengan didampingi beberapa Direksi, tampak juga foto Berita Acara serah terima pengelolaan kedua cabang PDAM tersebut.

Menanggapi hal itu, Nyumarno Anggota DPRD Kabupaten Bekasi terheran-heran dan kaget saat diperlihatkan foto-foto tersebut, "itu benar Mas foto-foto ini? Kalau foto-foto ini benar, kayaknya kita DPRD Kabupaten Bekasi belum ada pembahasan dan pengambilan keputusan terkait persetujuan serah terima kedua Cabang Layanan PDAM tersebut, ucapnya di Gedung DPRD saat ditemui Selasa petang ini.

Nyumarno menambahkan, mekanisme nya harus ada persetujuan DPRD, baik itu DPRD Kabupaten Bekasi maupun DPRD Kota Bekasi. Jika tidak ya menurut saya hal ini cacat. Kami DPRD Kabupaten Bekasi telah dilecehkan dan dikangkangi oleh mereka Walikota Bekasi dan dua Dirut PDAM tersebut, cetus Nyumarno dengan geram.

Saya sudah cek ke Pimpinan DPRD dan Ketua Komisi A, mereka belum membahas serah terima pelepasan dua wilayah Cabang Wisma Asri dan Cabang Pembantu Harapan ke PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi. Ini sudah gila namamya, pada tahu aturan gak sih mereka (Walikota Bekasi dan Dua Dirut PDAM,-red), ujarnya. Dalam foto itu soalnyz bukan draft, tapi sudah ditandatangani oleh Walikota Bekasi dan dua Dirut PDAM, itu yang namanya Cacat, tanpa persetujuan DPRD Kabupaten Bekasi. Atau jangan-jangan juga belum dapat persetujuan DPRD Kota Bekasi lagi, lebih gila lagi namanya, dua lembaga DPRD dilecehkan dan dikangkangi, pungkas Nyumarno sambil berlalu karena rapat paparan APBD 2017. (sb/a.ririmasse)

Rate this item
(8 votes)
Login to post comments

Media


Go to top